Awal 2026, Bundaran Jati Resmi Beroperasi, Pemkot Cimahi Gas Pol Pembangunan Infrastruktur

1001630635

Wali Kota Cimahi Ngatiyana (tengah) didampingi Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira dan Kadis PUPR Wilman Sugiansyah (kiri ujung) saat menandatangani prasasti peresmian proyek pembangunan Bundaran Jati yang menjadi simpul lalu lintas baru di pusat pemerintahan kota

 

CIMAHI, SalZa News – Mengawali tahun 2026, Pemerintah Kota Cimahi mengoperasikan Bundaran Jati sekaligus meresmikan sejumlah proyek pembangunan strategis yang berlokasi di kawasan Plaza Gedung A Pemkot Cimahi, Rabu (31/12/2025).

 

Langkah ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah daerah untuk terus menggenjot pembangunan infrastruktur dan penataan kota.

 

Salah satu proyek utama yang diresmikan adalah Bundaran Jati, yang menjadi simpul lalu lintas baru di pusat pemerintahan kota.

 

Peresmian dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira, serta dihadiri unsur Forkopimda, jajaran asisten pemerintahan, dan kepala perangkat daerah.

 

Menurut Ngatiyana, sepanjang hari tersebut Pemkot Cimahi meresmikan lima proyek penting yang mencakup berbagai sektor pelayanan publik.

 

Proyek tersebut meliputi Unit Pengelola Darah Rumah Sakit (UPDRS) Cibabat, Puskesmas Cibeureum, revitalisasi SMP Negeri 9 Cimahi, rumah singgah di Kelurahan Cipageran, hingga pembangunan Bundaran Jati.

 

“Bundaran Jati kami harapkan mampu memperlancar arus lalu lintas dan mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan ini,” kata Ngatiyana.

 

Ia juga menyampaikan bahwa ruas Jalan Jati Serut ke depan akan berganti nama menjadi Jalan Sudarna, dan akan diresmikan setelah seluruh proses administrasi dan teknis selesai.

 

Selain pembangunan infrastruktur jalan, Pemkot Cimahi juga melakukan penataan kawasan perkantoran pemerintahan. Perubahan tampilan kantor dinilai sebagai bagian dari rencana jangka panjang untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih tertata dan representatif.

 

Ngatiyana menegaskan bahwa seluruh program pembangunan tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan.

 

“Kami pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan pembangunan secara berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya,” terangnya.

 

Memasuki tahun 2026, Pemkot Cimahi telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan. Salah satunya adalah rencana pengoperasian Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di kawasan Sukimun. Selain itu, proyek pembangunan Underpass Gatot Subroto ditargetkan mulai dilaksanakan pada triwulan kedua 2026.

 

“Kami sudah berkoordinasi dengan TNI, pemerintah provinsi, dan Kodam agar pelaksanaannya berjalan lancar,” ujarnya.

 

Pemkot Cimahi juga menaruh perhatian pada penanganan banjir melalui normalisasi dan pendalaman drainase di sejumlah titik rawan genangan. Program ini disertai penataan trotoar dan jalur pedestrian yang akan dilaksanakan secara bertahap.

 

Di sektor pendidikan dan tata kota, pemerintah daerah merencanakan pembangunan SMP baru, Puskesmas Melong Tengah, serta penataan estetika kota melalui mural di Underpass Sriwijaya yang melibatkan seniman lokal.

 

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami selesaikan. Mudah-mudahan semua program ini bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Cimahi,” ungkap Ngatiyana.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi Wilman Sugiansyah menuturkan bahwa pembangunan infrastruktur sepanjang 2025 difokuskan pada peningkatan konektivitas, pengendalian banjir, dan pengembangan ruang publik.

 

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik semata, melainkan sebagai upaya menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program nyata.

 

“Pembangunan kota adalah upaya meningkatkan daya saing sekaligus kualitas hidup masyarakat,” ucap Wilman.

 

Selain pembangunan Bundaran Jati, Pemkot Cimahi juga merevitalisasi berbagai fasilitas publik di lingkungan pemerintahan, seperti kantin pegawai, ruang kerja terbuka, dan sejumlah gedung layanan lainnya. Seluruh pekerjaan tersebut dilaksanakan dengan prinsip tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.

 

Rangkaian peresmian ini menjadi penanda komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam menghadirkan pembangunan yang merata dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

(Sinta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *