BEA Jabar Siap Gelar Gathering 2026 Bahas Teknologi Pengelolaan Air

IMG-20251209-WA0008

Gathering BEA Jawa Barat 2026 mengusung tema “Water Technology Management” sebagai upaya mendorong inovasi dan kolaborasi dalam pengelolaan teknologi air berkelanjutan

 

BANDUNG, SalZa News – Building Engineers Association (BEA) Jawa Barat akan menggelar Gathering BEA Jawa Barat 2026 dengan mengusung tema “Water Technology Management”.

 

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 17 Januari 2026, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, bertempat di Sudirman Grand Ballroom.

 

Acara tersebut dirancang sebagai ajang strategis untuk mempertemukan pelaku industri, praktisi, serta pemangku kepentingan di bidang teknologi dan pengelolaan air.

 

Dalam pelaksanaannya, gathering ini akan diisi dengan product presentation dan technology information yang diikuti oleh 85 vendor, serta dihadiri sekitar 600 member BEA Jawa Barat.

 

Gathering BEA Jawa Barat 2026 juga dijadwalkan dihadiri sekaligus diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang diharapkan dapat memberikan arahan serta pandangan terkait pengembangan teknologi dan pengelolaan sumber daya air di Jawa Barat.

 

Ketua BEA Jawa Barat, Asep Suherman

 

Ketua BEA Jawa Barat, Asep Suherman, mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan ini telah dilakukan secara bertahap sejak Februari 2025.

 

“Perencanaan sudah kami mulai sejak Februari, dilanjutkan dengan pendalaman konsep pada September, hingga masuk tahap eksekusi penuh pada Oktober. Semua kami siapkan agar acara berjalan matang dan profesional,” ujarnya, Minggu (11/1/2026).

 

Menurut Asep, pihaknya semula menargetkan kehadiran 100 booth, namun jumlah tersebut harus disesuaikan menjadi 85 booth karena keterbatasan ruang. Meski demikian, antusiasme peserta tetap tinggi.

 

“Lebih dari 80 perusahaan bergabung. Meski ruang terbatas, antusiasme sangat besar dan ini menunjukkan kepercayaan industri terhadap BEA Jabar,” katanya.

 

Ia menegaskan bahwa kualitas menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan kegiatan BEA Jabar. Karena itu, gathering ini tetap digelar satu kali dalam setahun, meski terdapat permintaan dari sejumlah perusahaan agar acara diadakan lebih dari sekali.

 

“Kami ingin menjaga kualitas. Seluruh pengurus BEA Jabar juga merupakan engineer aktif yang terlibat langsung di berbagai proyek konstruksi dan properti,” jelas Asep.

 

Asep juga menjelaskan bahwa fokus kegiatan BEA Jabar terus berkembang dari tahun ke tahun.

 

“Tahun pertama kami fokus pada harmonisasi vendor dan member, tahun kedua menyasar dunia pendidikan, dan tahun ini kami mengangkat isu strategis pengelolaan limbah cair dan water recycle yang berkaitan langsung dengan regulasi dan tantangan lingkungan,” ungkapnya.

 

Selain sesi presentasi teknologi, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize, di antaranya sepeda motor, televisi, kulkas, mesin cuci, serta uang tunai jutaan rupiah, sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta.

 

Acara ini akan dipandu oleh dua Master of Ceremony, yakni Hanum dan Vandam, yang akan mengawal seluruh rangkaian kegiatan.

 

Untuk memperluas jangkauan publikasi, Gathering BEA Jawa Barat 2026 didukung oleh sejumlah media partner nasional, yaitu MNCTV, RCTI, dan iNews TV.

 

BEA Jawa Barat berharap, melalui gathering ini dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, asosiasi profesi, dan pelaku industri, sekaligus mendorong inovasi serta peningkatan pemahaman mengenai pengelolaan teknologi air yang berkelanjutan guna mendukung pembangunan dan kebutuhan infrastruktur di Jawa Barat.

(Sinta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *